loader image

iPELIGRO! Rilis EP Debut “Rewind Of Ruin”, Soundtrack Kemarahan untuk Dunia yang Sedang Runtuh

•

Kancah hardcore punk Indonesia kembali mendapatkan suntikan energi baru yang brutal dan tanpa kompromi. Unit hardcore punk asal Balikpapan, iPELIGRO!, resmi merilis EP debut mereka bertajuk Rewind Of Ruin, sebuah rilisan yang lahir dari kemarahan, frustrasi, dan kejenuhan terhadap realitas sosial yang terus membusuk.

Mengusung semangat raw punk dan D-beat klasik, EP ini menjadi pernyataan keras dari sebuah band yang tidak tertarik mengikuti standar industri maupun tren musik yang sedang berkembang. Sebaliknya, iPELIGRO! memilih jalur yang lebih ekstrem: cepat, bising, mentah, dan penuh perlawanan.

Dirilis dalam format kaset melalui kolaborasi label independen Lagu Lama Koperasi dari Balikpapan dan Plastic Wound Records dari Spanyol, Rewind Of Ruin hadir sebagai dokumentasi kemarahan yang relevan dengan kondisi dunia saat ini.


Dari STIGMATA Menuju iPELIGRO!, Kebangkitan Setelah Hiatus Panjang

Perjalanan iPELIGRO! berawal pada penghujung tahun 2008 saat mereka masih menggunakan nama STIGMATA.

Kala itu formasi awal diperkuat oleh:

  • Ardato (Vokal)
  • Liga (Gitar)
  • Andrie (Bass)
  • Marko (Drum)

Setelah melewati masa vakum yang panjang, bara yang sempat padam akhirnya kembali menyala. Dengan semangat baru dan perspektif yang lebih matang, mereka memutuskan berevolusi menjadi iPELIGRO!

Transformasi tersebut semakin lengkap dengan bergabungnya Arief Satria sebagai gitaris kedua pada akhir 2025, memperkuat fondasi suara yang kini terdengar jauh lebih agresif dan destruktif.


Rewind Of Ruin, Ledakan D-Beat yang Lahir dari Kemarahan Kolektif

Bagi iPELIGRO!, musik bukanlah hiburan semata.

Musik adalah senjata.

Melalui Rewind Of Ruin, mereka menuangkan berbagai keresahan terhadap kemunafikan sosial, eksploitasi manusia, tekanan hidup modern, hingga sistem yang dianggap semakin menjauhkan manusia dari sifat alaminya.

EP ini berisi lima lagu yang dibangun di atas fondasi hardcore punk dan D-beat era 1980-an, dengan pengaruh kuat dari nama-nama seperti:

  • Totalitär
  • Inepsy
  • Wolfbrigade
  • Disfear
  • Berbagai pionir hardcore punk dan raw punk dunia

Hasilnya adalah sebuah rilisan yang terdengar kasar, penuh distorsi, dan sama sekali tidak berusaha tampil rapi.

Tidak ada polesan berlebihan.

Tidak ada produksi yang dibuat aman untuk pasar.

Semua dibiarkan pecah, kotor, dan nyata.


Kritik Sosial yang Tidak Berusaha Menyenangkan Siapa Pun

Secara lirik, Rewind Of Ruin menghadirkan berbagai kritik terhadap kondisi sosial yang dianggap semakin absurd.

Tema-tema seperti:

  • Kemunafikan sosial
  • Ketimpangan dan eksploitasi
  • Alienasi manusia modern
  • Kehancuran moral
  • Tekanan hidup sehari-hari

menjadi inti dari setiap lagu yang disajikan.

Alih-alih menawarkan solusi, iPELIGRO! memilih menjadi pengeras suara bagi kemarahan yang selama ini terpendam.

EP ini tidak hadir sebagai penghibur, melainkan sebagai pengingat bahwa banyak hal sedang berjalan ke arah yang salah.


“FUKK UP!”, Single Perdana yang Menjadi Simbol Frustrasi Generasi Hari Ini

Sebelum merilis EP secara penuh, iPELIGRO! terlebih dahulu memperkenalkan single “FUKK UP!”

Lagu tersebut mendapat kesempatan tampil dalam kompilasi internasional:

UNDER THE BLADE OF A ZIONIST NIGHTMARE Vol. 05 – PROTEST & SURVIVE! Chapter Two

Kompilasi ini dirilis oleh Plastic Wound Records (Spanyol) dan melibatkan berbagai musisi serta label independen dari berbagai negara.

Selain menjadi ruang solidaritas lintas skena punk dunia, proyek tersebut juga bertujuan menggalang dana kemanusiaan bagi korban konflik dan perang yang terjadi di Palestina.

Menurut iPELIGRO!, lagu “FUKK UP!” lahir dari perasaan frustrasi mendalam terhadap sistem yang terus menekan individu hingga kehilangan jati dirinya.

“Lagu ini bukan lagi tentang harapan, melainkan suara frustrasi dari individu yang sengaja dipaksa hidup di dalam sistem labirin hingga jiwanya perlahan rusak dan kehilangan sifat alaminya.”


Kolaborasi Internasional Bersama Plastic Wound Records

Kehadiran Plastic Wound Records dalam perilisan Rewind Of Ruin menjadi langkah penting bagi perjalanan iPELIGRO! ke ranah internasional.

Kolaborasi ini membuka peluang distribusi yang lebih luas sekaligus memperkenalkan skena hardcore punk Indonesia kepada jaringan underground global yang selama ini dikenal aktif dalam mendukung rilisan DIY dan gerakan solidaritas independen.

Sementara untuk distribusi fisik di Indonesia, kaset Rewind Of Ruin akan tersedia melalui:

  • Bandit Rock Shop (Balikpapan)
  • Sound Of Chaos Records (Medan)

Direkam di Balikpapan dengan Semangat DIY

Seluruh materi dalam Rewind Of Ruin diproduksi secara independen oleh iPELIGRO!.

Proses rekaman dilakukan di:

DPS Music Studio, Balikpapan

Dengan dukungan:

  • Engineered, Mixed & Mastered oleh Aldy (@aldyanceh_)
  • Artwork oleh Manusia Editan
  • Foto oleh Paksi Sandang Prabowo

Seluruh musik dan lirik ditulis langsung oleh para personel iPELIGRO! tanpa campur tangan pihak luar, mempertahankan semangat DIY yang menjadi fondasi utama kultur hardcore punk.

Distribusi Fisik

  • Bandit Rock Shop (Balikpapan)
  • Sound Of Chaos Records (Medan)

Format Rilis

Kaset (Cassette Tape)


Hardcore Punk Sebagai Bentuk Perlawanan

Di tengah industri musik yang semakin terpolarisasi oleh algoritma, angka streaming, dan tren viral, iPELIGRO! memilih jalur yang berbeda.

Mereka tidak menawarkan kenyamanan.

Mereka tidak mencari validasi.

Mereka hanya menghadirkan suara yang jujur terhadap realitas yang mereka lihat sehari-hari.

Rewind Of Ruin menjadi pengingat bahwa hardcore punk masih hidup sebagai medium perlawanan, kritik sosial, dan ekspresi kemarahan yang autentik.

Sebuah soundtrack untuk menyambut dunia yang perlahan bergerak menuju kehancurannya sendiri.


Tentang iPELIGRO!

iPELIGRO! adalah unit hardcore punk/D-beat asal Balikpapan yang berakar dari band STIGMATA yang terbentuk pada tahun 2008.

Setelah sempat vakum selama bertahun-tahun, mereka kembali dengan identitas baru serta semangat yang lebih radikal melalui nama iPELIGRO!.

Mengusung pengaruh dari Totalitär, Wolfbrigade, Disfear, Inepsy, dan berbagai pionir hardcore punk dunia, iPELIGRO! menghadirkan musik yang cepat, kotor, bising, dan penuh amarah.

Melalui karya-karyanya, mereka berupaya mengabadikan keresahan sosial menjadi dokumentasi suara yang mentah dan tanpa kompromi.

Personel iPELIGRO!

  • Ardato — Vokal
  • Liga — Gitar
  • Arief Satria — Gitar
  • Andrie — Bass
  • Marko — Drum

Media Sosial dan Streaming iPELIGRO!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *