Di tengah geliat skena musik independen Asia Tenggara yang terus tumbuh, hadir satu nama baru yang berpotensi menjadi ruang penting bagi para musisi dan penikmat rilisan fisik: Pussel Records.
Berlokasi di Kuching, Sarawak, Malaysia, Pussel berdiri dengan satu fokus jelas merawat kultur rilisan fisik seperti kaset, CD, dan format koleksi lainnya, sambil memberikan ruang bagi musisi independen untuk berkembang dan terdengar lebih luas. Di saat industri musik bergerak serba digital, Pussel memilih jalur berbeda: kembali pada medium yang dapat disentuh, disimpan, dan diwariskan.
Dari Meja Kolektor ke Panggung Label
Pussel Records lahir pada September 2025, dibangun dari kegelisahan sederhana sekaligus jujur:
Apa gunanya hanya mengoleksi rilisan fisik tanpa ikut ambil bagian dalam merawatnya?
Pertanyaan itu datang dari Sanu, sosok di balik berdirinya Pussel seorang kolektor kaset yang akrab dengan berbagai spektrum musik, mulai dari Midwest Emo, Pop Punk, Alternative Pop, Indie Pop, hingga Hardcore Punk. Setelah bertahun-tahun menjadi pendengar dan pengarsip musik, ia memutuskan mengambil langkah lebih jauh:
Merilis musik-musik yang ia cintai langsung dari tangan para musisi.
Tidak lagi sekadar menyimpan, tapi ikut menyebarkan.
Langkah Awal yang Berani
Hanya dalam dua bulan setelah berdiri, Pussel Records langsung tancap gas.
Mulai Oktober hingga Desember 2025, label baru ini berhasil merilis 7 kaset dari musisi lintas negara Indonesia, Malaysia, hingga Singapura.
Sebuah pencapaian cepat dan progresif untuk label yang baru berumur hitungan bulan.
Namun bagi Sanu, ini baru permulaan.
Rencana Pussel tidak dibangun dengan struktur kaku ia ingin tumbuh secara organik, natural, mengikuti gelombang kreativitas. Selain rilisan kaset, Pussel menatap pengembangan ke format lain seperti CD, merchandise (t-shirt), dan koleksi fisik lainnya.
Mengapa Pussel Penting?
Karena ia mengisi ruang yang sedang kembali dicari.
Rilisan fisik bukan hanya media dengar, tetapi artefak budaya.
Memiliki kaset atau CD dari band favorit bukan hanya soal musiknya, tapi tentang rasa—sebuah pengalaman yang tidak tergantikan oleh format digital.
Pussel Records hadir untuk menjadi jembatan bagi musisi yang ingin merilis karya secara mandiri menerobos batas negara, memperluas pendengar, sekaligus masuk ke ranah pengarsipan musik yang lebih abadi.
Musisi, pintu Pussel terbuka lebar untuk kalian
Bagi band atau musisi independen yang ingin bekerja sama, mengirim materi, atau merilis karya fisik, kalian bisa langsung menghubungi Pussel melalui kontak resmi berikut:
📞 Indonesia: +62 851-2193-0348
📞 Malaysia: +60 17-593-2909
📍 Instagram: @pusselrecords
Pussel baru berdiri, tapi denyutnya sudah terdengar.
Beberpa Band yang sudah bekerja sama dengan Pussel Records!








Leave a Reply