Band pendatang baru SMARAI resmi memasuki peta musik Indonesia dengan merilis single perdana bertajuk “Ajari Aku”. Tak sekadar menjadi lagu pembuka, rilisan ini sekaligus menjadi pernyataan identitas SMARAI sebagai band dengan latar belakang unik, matang, dan lintas disiplin baik musik maupun visual.
Single “Ajari Aku” menjadi pintu awal menuju album perdana SMARAI, sekaligus ajang perkenalan mereka kepada publik sebagai grup band baru dengan pendekatan artistik yang serius dan menyeluruh.
Single “Ajari Aku”: Tentang Berdamai dengan Masa Lalu

Narasi Move On yang Dewasa dan Reflektif
Diciptakan oleh Dedy Riyono (Dhedot), lagu “Ajari Aku” bercerita tentang seseorang yang berusaha menaklukkan bayang-bayang masa lalu, berdamai dengan luka, dan melangkah maju tanpa terus terikat kenangan lama.
“Pesan utamanya, ayo move on! Agar kita dapat melanjutkan masa depan tanpa harus terus dihantui bayang-bayang masa lalu,”
— Dhedot.
Liriknya merepresentasikan fase penerimaan diri tentang belajar mengikhlaskan, mengikis waktu, dan memandang masa depan dengan lebih ringan.
Formasi Unik: Dua Drummer, Dua Produser Musik
Latar Belakang Personel yang Tak Biasa
SMARAI beranggotakan lima personel dengan latar belakang yang sangat beragam:
-
Dedy Riyono (Dhedot) – vokal
-
Agib Tanjung – bass
-
Bagoes Kresnawan – drum
-
Sasi Kirono – gitar
-
Aza Ardito – keyboard
Menariknya, SMARAI memiliki dua drummer sekaligus dan dua produser musik dalam satu band. Dhedot dikenal luas sebagai drummer band Letto, sementara Bagoes Kresnawan merupakan drummer sekaligus film director. Untuk urusan produksi musik, peran tersebut dipegang oleh Sasi Kirono dan Aza Ardito.
Keunikan inilah yang menjadi nilai jual utama SMARAI sebuah band yang dibangun dari persahabatan panjang, pengalaman lintas bidang, dan visi artistik yang matang.
Dari Musik ke Film Pendek: Visual sebagai Bagian dari Cerita
Tak Sekadar Video Klip
Tak berhenti pada perilisan lagu, SMARAI juga menghadirkan film pendek sebagai pengembangan visual dari “Ajari Aku”. Seluruh konsep visual digarap langsung oleh Bagoes Kresnawan, yang memang berprofesi sebagai sutradara film dan content creator.
Alih-alih sekadar menerjemahkan lirik secara literal, film pendek ini membuka ruang tafsir yang lebih luas. Sudut pandang perempuan dipilih untuk menggambarkan kisah patah hati dan kegagalan move on memberikan dimensi emosional baru pada lagu.
“Kalau sebuah band bisa bikin film, kenapa cuma bikin video klip?”
— Bagoes Kresnawan.
Film pendek ini juga berfungsi sebagai teaser naratif sebelum video klip resmi dirilis di kanal YouTube SMARAI.
Proses Produksi yang Matang
Kolaborasi Musik dan Visual
Lagu “Ajari Aku” direkam sepenuhnya di Satrio Piningit Studio, dengan bantuan:
-
Abraham Mico (Pleasure Seekers) sebagai sound engineer
-
Sasi Kirono untuk proses mixing & mastering
-
Satriya Anggun (Tembang Gula) sebagai penggarap artwork single
Pendekatan produksi yang detail ini menunjukkan keseriusan SMARAI dalam memperkenalkan karya pertamanya bukan sekadar rilis, tetapi sebuah fondasi artistik.
Tentang SMARAI: Awal Perjalanan Sebuah Band Baru
Sejarah Singkat SMARAI
SMARAI terbentuk pada pertengahan tahun 2023, berangkat dari persahabatan panjang antara Dhedot dan Agib Tanjung yang telah terjalin lebih dari dua dekade. Nama SMARAI diambil dari kata “semarai”, yang berarti tumbuh, berkembang, dan merekah mewakili semangat baru yang ingin mereka bangun bersama.
Meski masing-masing personel telah lama berkecimpung di dunia musik, SMARAI menjadi ruang baru untuk bereksplorasi tanpa sekat peran lama. Di band ini, Dhedot tak lagi duduk di balik drum, melainkan maju sebagai vokalis dan penulis lagu utama.
SMARAI hadir bukan sebagai proyek sampingan, melainkan sebagai band dengan visi jangka panjang menggabungkan musik, cerita, dan visual dalam satu kesatuan karya.
Dengarkan & Ikuti SMARAI
Single “Ajari Aku” sudah tersedia di berbagai platform musik digital dan format audio-visual.
Streaming & Video
-
Spotify: Smarai – Ajari Aku
-
YouTube: Smarai – Ajari Aku
Media Sosial
-
Instagram: https://www.instagram.com/smarai.musik







Leave a Reply