Membuka tahun 2026, Tembang Gula kembali membuat kejutan dengan merilis single ke-6 berjudul “Mendung Tanpo Udan”, sebuah kolaborasi spesial bersama Kudamai. Rilisan ini menandai fase musikal baru yang lebih berani mengeksplorasi dangdut elektronik (electrodut) dengan energi segar, beat groovy, dan sentuhan rap ringan tanpa meninggalkan rasa Jawa yang menjadi identitas mereka.
“Mendung Tanpo Udan”: Rasa Baru yang Lebih Fresh & Kekinian

Dalam “Mendung Tanpo Udan”, Tembang Gula menghadirkan perpaduan sound elektronik modern dengan rasa dangdut lokal yang khas. Hantaman beat yang ritmis dipadu rap ringan membuat lagu ini terasa relevan bagi pendengar generasi sekarang, sekaligus tetap ramah lintas generasi.
Kolaborasi dengan Kudamai pencipta lagu yang dikenal lewat lirik sederhana namun mengena memberi warna emosional yang kuat. Aransemen dinamis membuat lagu ini mudah dinikmati, sementara karakter khas Tembang Gula tetap terasa solid.
Eksplorasi Electrodut & Energi Panggung
Dangdut Jawa Bertemu Elektronik & Rap
Beranjak dari lima single sebelumnya, Tembang Gula melangkah ke wilayah electrodut: eksperimen yang memadukan groove elektronik dengan akar dangdut Jawa. Sentuhan rap berfungsi sebagai aksen kontemporer menambah tekstur tanpa mengaburkan identitas.
Hasilnya adalah lagu yang enerjik, catchy, dan berkarakter, siap meramaikan playlist harian sekaligus panggung pertunjukan.
Video Klip: Visual Ikonik & Partisipatif
Video klip “Mendung Tanpo Udan” digarap dengan konsep visual ikonik oleh Bagoes Kresnawan dari Gelora Abadi Sentosa (GAS.id). Uniknya, video ini merespons tren video reaction, dengan melibatkan teman-teman pegiat seni dan masyarakat sekitar dari beragam profesi untuk tampil sepanjang video menciptakan nuansa kolektif yang hangat dan dekat.
Jadwal Rilis
-
Digital Streaming Platform (Spotify, Apple Music, YouTube Music, dll): Jumat, 30 Januari 2026
-
Video Klip: YouTube Tembang Gula Records, tanggal yang sama
Tentang Tembang Gula (Sejarah Singkat)
Tembang Gula adalah unit dangdut Jawa berkemasan modern yang dibentuk di Yogyakarta pada awal 2022. Trio ini beranggotakan:
- Satriya Anggun – vokal
- Ahmad Kemal – gitar
- Tomo Widayat – gitar
Dikenal konsisten bereksplorasi, Tembang Gula kerap mencuri perhatian lewat pendekatan dangdut yang berbeda dari kebanyakan. Hingga 2025, mereka telah merilis lima lagu original:
- Tresno Liyane (2022)
- Aku Maju Kowe Mundur (2022)
- Tembang Kangen (2023)
- Bestie (2024)
- Kembang Asmara (2025)
Dengarkan & Ikuti
Tembang Gula
- 🎧 Spotify / Apple Music / YouTube Music: tersedia
- ▶️ YouTube: https://www.youtube.com/@tembanggula.official
- 📷 Instagram: https://www.instagram.com/tembanggula/
- 📘 Facebook: https://www.facebook.com/Tembanggula/
- 🎵 TikTok: https://www.tiktok.com/@tembanggula
- 🐦 Twitter/X: https://twitter.com/Tembanggula
Kudamai
- 📷 Instagram: https://www.instagram.com/kukuh_prasetya_kudamai/
- 📘 Facebook: https://www.facebook.com/kukuh.kudamai/
- 🎵 TikTok: https://www.tiktok.com/@kukuhprasetya_kudamai
- ▶️ YouTube: https://www.youtube.com/c/kukuhprasetyakudamai







Leave a Reply