Band pop punk asal Yogyakarta, Pleasure Seekers, kembali membuka tahun 2026 dengan rilisan terbaru berjudul “Sandwich”, sebuah reinterpretasi dari lagu milik Mitty yang sebelumnya hadir dalam album Nanti Malam Ku Pikir Lagi pada tahun 2024.
Dalam versi terbaru ini, Pleasure Seekers menghadirkan aransemen pop punk modern yang lebih energik tanpa menghilangkan esensi emosional dari lagu aslinya. Kolaborasi ini juga menghadirkan Mitty langsung sebagai vokalis dalam versi baru “Sandwich”, menjadikannya sebuah proyek musikal yang mempertemukan dua karakter berbeda dalam satu ruang yang sama.
Single “Sandwich” resmi dirilis di berbagai platform digital pada 27 Februari 2026, sementara versi live session videonya dijadwalkan tayang di kanal YouTube Pleasure Seekers pada 6 Maret 2026.
Kolaborasi yang Berangkat dari Kedekatan dan Apresiasi
Kolaborasi antara Pleasure Seekers dan Mitty bukanlah sesuatu yang muncul secara tiba-tiba. Kedua pihak telah memiliki hubungan pertemanan yang cukup dekat, terutama karena berada di dalam lingkaran rumah produksi yang sama.
Ketertarikan Pleasure Seekers terhadap lagu “Sandwich” bermula dari kekuatan liriknya yang terasa sangat dekat dengan realitas banyak orang hari ini.
Antonius Bayu, vokalis Pleasure Seekers, menjelaskan bahwa keputusan untuk membawakan ulang lagu ini berangkat dari rasa apresiasi terhadap karya Mitty.
“Keinginan untuk membawakan ulang lagu ini muncul sebagai bentuk apresiasi sekaligus ruang kolaborasi yang mempertemukan dua karakter berbeda.”
Abraham Mico menambahkan bahwa sejak awal mereka sepakat untuk tidak sekadar merilis ulang lagu tersebut, melainkan menghadirkan versi baru yang bisa dinyanyikan bersama.
“Kami ingin membuat versi kolaboratif yang bisa menjadi ruang bertemunya suara Pleasure Seekers dan Mitty dalam satu lagu.”
Cerita Tentang Generasi “Sandwich”

Secara tematik, lagu “Sandwich” mengangkat cerita tentang sandwich generation—generasi yang berada di tengah tuntutan keluarga dan tanggung jawab hidup.
Lirik lagu ini menggambarkan pengalaman seseorang yang harus menjadi tumpuan bagi keluarga, sambil tetap berusaha mempertahankan mimpi dan kehidupannya sendiri.
Cerita tersebut mencakup berbagai emosi:
- rasa lelah yang sering dipendam
- mimpi yang harus ditunda
- dan kewajiban untuk tetap kuat meskipun tidak selalu baik-baik saja
Vito Victoris menjelaskan bahwa reinterpretasi ini tetap mempertahankan inti cerita dari lagu aslinya.
“Kami tetap menjaga esensi cerita ‘Sandwich’, tetapi menghadirkan nuansa musikal yang lebih modern dengan sentuhan pop punk yang energik.”
Dengan pendekatan tersebut, lagu ini menjadi terasa lebih dinamis sekaligus tetap relevan secara emosional.
Aransemen Baru yang Lebih Catchy
Dalam proses produksi, Pleasure Seekers tidak melakukan perubahan besar terhadap struktur lagu asli. Sebaliknya, mereka memilih memperkaya aransemen dengan berbagai detail harmoni yang lebih hidup.
Beberapa elemen yang diperkuat dalam versi ini antara lain:
- gitar pop punk yang lebih agresif
- ritme drum yang lebih dinamis
- harmoni vokal yang lebih catchy
Menariknya, seluruh proses rekaman lagu ini hanya memakan waktu sekitar satu minggu.
Proses produksi “Sandwich” juga dikawal oleh Sasi Kirono, produser yang telah membantu Pleasure Seekers sejak awal perjalanan mereka. Proses mixing dan mastering dilakukan di Satrio Piningit Studio, memastikan hasil akhir yang solid dan matang.
Antusiasme Mitty terhadap Versi Baru
Sebagai pemilik lagu asli, Mitty mengaku sangat antusias dengan reinterpretasi yang dilakukan oleh Pleasure Seekers.
Ia merasa aransemen baru tersebut berhasil menghadirkan energi yang berbeda sekaligus memperluas kemungkinan lagu “Sandwich”.
“Semoga ‘Sandwich’ dengan bentuk baru ini bisa menemukan lebih banyak pendengar. Dari awal aku merasa lagu ini bukan hanya mewakili perasaanku, tapi perasaan banyak orang.”
Kolaborasi ini akhirnya menjadi ruang bagi lagu tersebut untuk berkembang menjadi versi yang lebih luas secara musikal maupun emosional.
Perjalanan Pleasure Seekers di Skena Pop Punk
Pleasure Seekers adalah band pop punk asal Yogyakarta yang terbentuk pada tahun 2023. Mereka dikenal dengan gaya pop punk modern yang energik, dipadukan dengan aransemen yang rapi dan penuh dinamika.
Band ini beranggotakan:
- Antonius Bayu — vokal
- Abraham Mico — drum
- Vito Victoris — gitar
- Lion Bagaskara — gitar
- Ignatius Dimas — keyboard
Sejak debutnya, Pleasure Seekers terus aktif merilis karya dan berkolaborasi dengan berbagai musisi. Hingga saat ini, karya mereka telah meraih lebih dari 500.000 pemutaran di berbagai platform musik digital.
Album penuh pertama mereka, Faint Footprints, dirilis pada 2024 dan menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan band ini.
Diskografi Pleasure Seekers
- 2023 — statue (Single)
- 2023 — statue – Piano Version (Single)
- 2023 — icbhs. (Single)
- 2024 — missing pieces. (Single)
- 2024 — Faint Footprints (Album)
- 2025 — Bloom (Single)
- 2025 — Bloom (Alt. Version) feat. Olski (Single)
- 2025 — Pergi/Pulang feat. Skandal (Single)
- 2025 — Shattered feat. Hundred Miles (Single)
- 2026 — Sandwich feat. Mitty (Single)
Tentang Pleasure Seekers
Pleasure Seekers adalah band pop punk modern asal Yogyakarta yang dikenal dengan energi panggung yang eksplosif serta aransemen musik yang segar. Sejak terbentuk pada 2023, band ini aktif merilis berbagai single, kolaborasi lintas musisi, serta album debut yang memperkuat posisi mereka di skena musik independen Indonesia.
Informasi lebih lanjut mengenai perjalanan dan rilisan Pleasure Seekers dapat ditemukan melalui berbagai platform digital dan mesin pencari.
Kontak & Streaming
Spotify: Sandwich
YouTube: Sandwich
Instagram: Pleasure Seekers







Leave a Reply