Band reggae ska asal Pati, Jawa Tengah, Ngadeckjejeck resmi merilis single terbaru mereka berjudul “Menang di Akhir Cerita” pada 28 Februari 2026. Lagu ini menjadi salah satu karya paling emosional yang pernah mereka tulis, karena lahir dari pengalaman pribadi para personel dalam beberapa tahun terakhir.
“Menang di Akhir Cerita” menghadirkan nuansa yang cukup berbeda dibandingkan karya-karya Ngadeckjejeck sebelumnya yang dikenal penuh energi, ceria, dan meledak-ledak. Kali ini, mereka mencoba menampilkan sisi yang lebih reflektif melalui lirik yang jujur dan puitis.
Lagu ini sebenarnya sudah mulai ditulis sejak 2024, namun sempat terhenti sebelum diselesaikan. Saat itu para personel merasa lagu tersebut terlalu puitis dan jauh dari karakter musik mereka yang biasanya lebih ringan dan penuh semangat.
Namun seiring berjalannya waktu, lagu ini akhirnya kembali digarap hingga selesai. Hasilnya adalah sebuah karya yang merekam berbagai perasaan kehilangan, keikhlasan, dan penerimaan terhadap takdir hidup.
Makna “Menang di Akhir Cerita”

Melalui lagu ini, Ngadeckjejeck ingin menyampaikan pesan bahwa setiap orang yang pernah hadir dalam perjalanan hidup kita baik sebagai teman, sahabat, maupun rekan perjuangan memiliki kisahnya masing-masing.
Lirik dalam lagu ini terinspirasi dari berbagai peristiwa nyata yang dialami para personel band. Mereka menuangkan pengalaman kehilangan, perubahan, serta kenyataan hidup yang tidak selalu berjalan sesuai harapan.
Namun di balik semua itu, lagu ini membawa pesan optimisme:
setiap orang berhak “menang di akhir ceritanya masing-masing.”
Pesan tersebut menjadi inti dari lagu ini bahwa meskipun perjalanan hidup penuh luka, setiap orang tetap pantas mendapatkan akhir cerita yang baik dalam hidupnya.
Nuansa Musik yang Berbeda dari Ngadeckjejeck
Secara musikal, “Menang di Akhir Cerita” tetap membawa akar musik reggae, ska, dan rocksteady yang menjadi identitas Ngadeckjejeck. Namun pendekatan aransemen lagu ini terasa lebih emosional dan kontemplatif.
Perubahan ini membuat lagu tersebut terasa berbeda bagi para pendengar yang sudah akrab dengan karya-karya mereka sebelumnya. Jika lagu-lagu lama identik dengan semangat supporter sepak bola dan euforia stadion, maka single terbaru ini justru lebih personal dan reflektif.
Bagi Ngadeckjejeck sendiri, lagu ini mungkin menjadi karya yang tidak akan terulang lagi, karena lahir dari situasi emosional yang sangat spesifik dalam kehidupan mereka.
Tentang Ngadeckjejeck
Band Supporter Sepak Bola dari Pati
Ngadeckjejeck merupakan band supporter sepak bola asal Pati, Jawa Tengah, yang mengusung genre reggae, ska, dan rocksteady. Band ini terbentuk pada Desember 2021 dan awalnya hanya beranggotakan dua orang yaitu Adit dan Wisnu.
Seiring waktu, formasi band kemudian berkembang dengan bergabungnya tiga personel tambahan yaitu:
- Abner
- Dian
- Rengga
Dengan formasi tersebut, Ngadeckjejeck mulai aktif menciptakan lagu-lagu yang terinspirasi dari dunia supporter sepak bola dan kecintaan mereka terhadap klub kebanggaan kota Pati, yaitu Persipa Pati.
Lagu Pertama: “Diurus Cah Cah”
Perjalanan musik Ngadeckjejeck dimulai ketika Adit dan Wisnu mencoba merekam lagu pertama mereka yang berjudul “Diurus Cah Cah.”
Pada awalnya mereka mengalami kesulitan karena belum memiliki pengalaman rekaman yang memadai. Mereka kemudian menghubungi teman-teman lama seperti Dian dan Abe untuk membantu proses produksi lagu tersebut.
Lagu tersebut akhirnya berhasil direkam dan dirilis tepat saat Persipa Pati berhasil naik kasta kompetisi untuk pertama kalinya sejak klub tersebut berdiri pada tahun 1951.
Respon dari para pendengar, khususnya kalangan supporter sepak bola, ternyata sangat positif. Lagu tersebut menjadi karya yang memperkenalkan nama Ngadeckjejeck kepada publik.
“Merayakan Sepak Bola” yang Viral
Setahun setelah lagu pertama dirilis, Ngadeckjejeck mendapatkan kesempatan tampil di sebuah acara di Kabupaten Pati pada Desember 2022.
Pengalaman manggung pertama ini memotivasi mereka untuk membuat single kedua berjudul “Merayakan Sepak Bola.” Lagu tersebut dirilis pada Januari 2023.
Tidak disangka, pada pertengahan tahun 2023 lagu ini menjadi viral di kalangan supporter sepak bola Indonesia, terutama di platform media sosial seperti TikTok.
Popularitas lagu tersebut membuat nama Ngadeckjejeck semakin dikenal tidak hanya di Pati, tetapi juga di berbagai kota lain.
Terus Produktif Merilis Karya
Setelah kesuksesan “Merayakan Sepak Bola,” Ngadeckjejeck terus menjaga produktivitas mereka dengan merilis beberapa karya berikutnya.
Single ketiga mereka berjudul “Kami Datang Lagi” menggambarkan semangat memasuki musim baru kompetisi sepak bola Indonesia.
Kemudian pada akhir tahun 2023, mereka merilis single keempat berjudul “Menerjang Kilometer.” Lagu ini merepresentasikan perjuangan para supporter yang melakukan perjalanan jauh untuk mendukung tim kesayangan mereka saat bertanding di luar kota.
Dengan produksi musik yang lebih serius, studio yang lebih memadai, serta perangkat produksi yang lebih profesional, kualitas karya mereka pun semakin berkembang.
Perjalanan Panggung di Berbagai Kota
Kesuksesan lagu “Merayakan Sepak Bola” membuka banyak kesempatan bagi Ngadeckjejeck untuk tampil di berbagai daerah.
Beberapa kota yang pernah mereka singgahi antara lain:
- Blora
- Cilacap
- Bojonegoro
- Rembang
Dari berbagai panggung tersebut, formasi band Ngadeckjejeck akhirnya terbentuk lebih solid seperti sekarang ini.
Ikuti Ngadeckjejeck
Instagram
https://www.instagram.com/ngadeckjejeck.nihboss/
YouTube
https://www.youtube.com/watch?v=UcvLCUMufH8
Spotify
https://open.spotify.com/track/30c1l017tTn9V2xKjDiiPq







Leave a Reply