Band Celtic punk rock asal Jakarta, Tenholes, kembali menghadirkan karya terbaru mereka melalui album bertajuk “Satya”, sebuah rilisan yang merangkum perjalanan emosional tentang janji, persahabatan, dan proses bertumbuh menjadi dewasa.
Album ini secara resmi mulai diperkenalkan kepada publik pada 7 Maret 2026 di Jakarta, menandai babak baru dalam perjalanan musikal Tenholes yang telah lama dikenal di skena punk independen ibu kota.
Melalui “Satya”, Tenholes menyuguhkan cerita tentang perjalanan hidup seorang laki-laki sejak masa kecil hingga mencapai fase kedewasaan sebuah perjalanan yang dipenuhi dengan konflik batin, proses meruntuhkan ego, serta keberanian untuk melepaskan banyak hal dalam hidupnya.
Walaupun secara musikal Tenholes tetap mempertahankan energi khas Celtic punk rock, album ini juga menunjukkan usaha mereka untuk menghadirkan pendekatan yang lebih reflektif dan personal dalam penyampaian cerita.
Makna “Satya”: Kesetiaan dan Keteguhan dalam Perjalanan Hidup
Judul “Satya” dipilih sebagai simbol perjalanan hidup seorang anak laki-laki yang tumbuh dengan nilai-nilai kesetiaan, kejujuran, dan keteguhan.
Dalam album ini, Tenholes mencoba merangkum berbagai pengalaman emosional yang sering dialami seseorang ketika memasuki fase dewasa—mulai dari menghadapi kenyataan hidup, belajar menerima kehilangan, hingga memahami arti tanggung jawab terhadap diri sendiri dan orang-orang di sekitarnya.
Melalui pendekatan lirik yang lebih personal, album ini menjadi ruang bagi Tenholes untuk bercerita lebih dalam tentang kegelisahan, persahabatan, dan perjalanan hidup yang tidak selalu berjalan sesuai rencana.
Pendekatan Rilis yang Berbeda
Untuk album “Satya”, Tenholes memilih strategi perilisan yang berbeda dibandingkan rilisan sebelumnya.
Alih-alih langsung merilis album secara penuh, Tenholes akan memperkenalkan setiap lagu dalam album tersebut secara bertahap melalui:
- Video musik
- Audio visualizer
- Konten digital di kanal resmi mereka
Setiap lagu akan dilepas secara terpisah agar dapat berdiri sebagai cerita yang utuh, sekaligus memberikan ruang bagi pendengar untuk mengikuti alur narasi yang dibangun sepanjang album.
Pendekatan ini memungkinkan pendengar untuk menikmati perjalanan cerita dalam album “Satya” secara perlahan, seolah mengikuti perjalanan hidup tokoh yang diceritakan dalam lagu-lagunya.
Lagu “Tiga” Menjadi Pembuka Perjalanan Album
Video Musik Perdana Dirilis 7 Maret 2026
Perjalanan album “Satya” dimulai dengan perilisan video musik lagu “Tiga”, yang tayang pada 7 Maret 2026 melalui kanal YouTube resmi Tenholes.
Lagu ini menjadi pintu masuk bagi pendengar untuk memahami narasi besar yang ingin disampaikan dalam album tersebut.
Proyek video musik “Tiga” diproduksi langsung oleh Tenholes dengan dukungan tim kreatif berikut:
- Director of Photography: Rafi Pamungkas
- Photography: Romy
- Editor: Haris
Sementara untuk produksi musik, seluruh aransemen dikerjakan oleh Tenholes sendiri dengan lirik yang ditulis oleh Ukien Skins.
Proses Produksi Album
Album “Satya” dikerjakan melalui proses produksi yang melibatkan beberapa studio rekaman di Jakarta.
Detail produksi musiknya meliputi:
Rekaman Vokal & Gitar
Caltara Studio & Monuhasi Studio
Rekaman Drum, Bass, dan Mandolin
Starlight Studio
Operator: Jatseno
Music Guide
Monuhasi Studio – Rumah Bergerak
Operator: Monang
Mixing & Mastering
Gema – Plug Studio
Pendekatan produksi ini memberi ruang bagi Tenholes untuk mengeksplorasi karakter suara yang lebih matang tanpa kehilangan energi punk yang menjadi identitas mereka.
Formasi Baru Tenholes
Album “Satya” juga menjadi penanda formasi keempat dalam perjalanan band ini.
Saat ini Tenholes diperkuat oleh:
- Ukien Skins – Vokal
- Cave In – Gitar
- Endry Poison – Gitar
- Letoys – Bass
- Cpx – Mandolin
- Andyan Gorus – Drum
Dengan formasi ini, Tenholes mencoba menghadirkan energi baru dalam musik mereka, sekaligus tetap menjaga karakter Celtic punk yang telah menjadi identitas band sejak awal.
Tentang Tenholes
Band Celtic Punk dari Jakarta Timur
Tenholes merupakan band yang lahir dari skena punk independen Jakarta Timur, bagian dari ekosistem musik bawah tanah yang dikenal aktif melahirkan banyak band punk, hardcore, dan alternatif.
Sejak awal kemunculannya, Tenholes dikenal melalui musik Celtic punk rock yang memadukan energi punk dengan sentuhan instrumen khas seperti mandolin.
Gaya musik ini memberikan karakter unik dalam skena punk lokal Indonesia yang umumnya didominasi oleh punk rock klasik atau hardcore.
Selama perjalanan mereka, Tenholes telah mengalami berbagai perubahan formasi, namun tetap konsisten dalam merilis karya dan menjaga semangat komunitas DIY yang menjadi bagian penting dari budaya punk.
Album “Satya” kini menjadi tonggak terbaru dalam perjalanan panjang tersebut.
Ikuti Tenholes
YouTube
https://www.youtube.com/channel/UCtRo9keyYHB1fuw5YWtqMDg
Instagram
https://www.instagram.com/letsgo_tenholes/
Spotify
https://open.spotify.com/artist/2lQ1s3QzpMF8rMckWbZaeD







Leave a Reply