loader image

MCPR Gandeng Denny Frust di Single “Sepantasnya Dirayakan”, Lagu Tentang Bertahan dan Menemukan Cara Bahagia

•

Kolaborasi yang Terasa Seperti Rumah Sendiri

Unit Punk Rock asal Kota Solo, MCPR, resmi memperkenalkan single terbaru bertajuk “Sepantasnya Dirayakan”, sebuah lagu kolaboratif bersama solois alternatif Denny Frust. Lagu ini menjadi gerbang awal menuju album penuh MCPR yang direncanakan rilis tahun ini.

Kolaborasi tersebut bukan hadir secara kebetulan. Bagi MCPR, Denny Frust merupakan sosok yang memiliki kedekatan emosional sekaligus benang merah musikal dengan apa yang selama ini mereka mainkan. Karakter vokal yang kuat, pendekatan lirik yang personal, hingga identitas artistik Denny dianggap mampu menyatu secara natural dengan energi MCPR.

“Denny sudah seperti bagian dari teman tongkrongan kami, jadi project ini seperti bermain di playground yang kami buat sendiri saja,” ujar Alby Moreno.

Nuansa kedekatan itu terasa jelas di dalam lagu. Tidak terdengar seperti proyek featuring formal, “Sepantasnya Dirayakan” justru hadir seperti percakapan hangat antar teman yang sama-sama pernah jatuh, hancur, lalu memilih tetap hidup.


Tentang Hal-Hal Sederhana yang Diam-Diam Menyelamatkan

Secara lirik, “Sepantasnya Dirayakan” berbicara tentang kebahagiaan dalam bentuk paling sederhana hal-hal kecil yang sering luput disadari, tetapi sebenarnya menjadi alasan seseorang tetap bertahan.

MCPR tidak mencoba menawarkan solusi atas berbagai persoalan hidup. Lagu ini lebih berfungsi sebagai teman perjalanan; sebuah pengingat bahwa setiap orang punya luka, tekanan, dan cara masing-masing untuk bertahan hidup.

Alih-alih terdengar muram, lagu ini justru hadir sebagai bentuk selebrasi kecil terhadap mereka yang masih memilih bangkit meski berkali-kali dihancurkan keadaan.

Pesan itu terasa kuat melalui penggalan lirik:

“Cara kita bahagia mungkin takkan sama,
biarpun hancur berkali-kali jangan mati di sini.
Untuk kita yang masih berdiri, mari bersulang.”

Lirik tersebut menjadi inti emosional lagu: ajakan untuk merayakan hidup, sekecil apa pun alasannya.


Energi Kolektif dalam Proses Produksi

“Sepantasnya Dirayakan” ditulis oleh Alby Moreno dan dikembangkan secara kolektif bersama seluruh personel MCPR dalam proses musik dan aransemen instrumen.

Pendekatan kolektif itu membuat lagu ini terdengar organik dan hangat. Tidak hanya fokus pada energi musikal, tetapi juga pada rasa kebersamaan yang ingin disampaikan.

MCPR menghadirkan sound yang tetap emosional namun ringan untuk dinikmati membiarkan lirik dan atmosfer lagu menjadi ruang refleksi bagi pendengarnya.


Video Musik Futuristik dengan Sentuhan 3D Visual

Untuk memperkuat pengalaman visual, MCPR memilih pendekatan 3D visual dalam video musik “Sepantasnya Dirayakan”.

Visual tersebut dikerjakan oleh Bayu Bongoh, seorang 3D Generalist asal Boyolali yang sebelumnya telah beberapa kali terlibat dalam proyek visual MCPR.

Menariknya, MCPR memberikan kebebasan penuh kepada Bayu untuk mengeksplorasi konsep visual dengan arahan yang minim, hanya berangkat dari referensi tone warna dan atmosfer yang ingin dibangun.

Hasilnya adalah visual futuristik yang terasa dinamis, emosional, sekaligus menjadi representasi semangat MCPR untuk terus berkembang mengikuti zaman tanpa kehilangan identitasnya.

“Menurut kami hasilnya cukup futuristik dan ingin selalu beradaptasi dengan zaman adalah alasan kami,” ungkap MCPR.


“Sepantasnya Dirayakan” Jadi Langkah Menuju Album Baru MCPR

Single ini juga menjadi penanda arah musikal MCPR menuju album penuh terbaru mereka.

Jika selama ini MCPR dikenal melalui pendekatan emosional dan energi alternatif yang dekat dengan keseharian pendengarnya, “Sepantasnya Dirayakan” memperlihatkan sisi yang lebih dewasa dan reflektif tanpa kehilangan karakter mentah yang menjadi identitas mereka.

Kolaborasi dengan Denny Frust sekaligus memperluas spektrum emosional lagu ini membuatnya terasa personal namun tetap relevan bagi banyak orang.


Tentang MCPR

MCPR adalah unit punk rock asal Solo yang digawangi oleh Alby (gitar/vokal), Hendra (gitar), Yhousef (bass), dan Choles (drum). Sejak terbentuk, MCPR konsisten membawa semangat punk rock yang enerjik dengan lirik-lirik yang dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari.

Dalam perjalanan bermusiknya, MCPR telah merilis tiga album penuh, yaitu Make Love Not War (2012), Sekarang Saatnya (2019), dan Songs for Priders (2023). Melalui rilisan-rilisan tersebut, MCPR dikenal lewat karakter musik yang lugas, emosional, dan penuh semangat kolektif.

Lebih dari sekadar band punk rock, MCPR menjadikan musik sebagai medium untuk menyuarakan spirit kebersamaan, kesetaraan, perlawanan terhadap tekanan hidup, hingga solidaritas antar sesama. Tema-tema tersebut terus menjadi benang merah dalam hampir seluruh karya mereka, menjadikan MCPR tetap relevan dan dekat dengan denyut skena independen hingga hari ini.


Informasi Rilisan

Judul: Sepantasnya Dirayakan
Artis: MCPR feat Denny Frust
Format: Single
Genre: Punk Rock
Menuju Album Penuh 2026


Media Sosial

Instagram MCPR: @mcpr_official
Instagram Denny Frust: @dennyfrust24
YouTube: https://www.youtube.com/watch?v=RyPWWqOQwJQ
Spotify: https://open.spotify.com/album/37Cww6uAhI6CJiR2S4Rk4Z

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *