loader image

SCTR Bawa Luka Pengkhianatan ke Distorsi Pop Punk Lewat Single “Khianat”

•

Ada jenis kekecewaan yang tidak datang karena sebuah perpisahan, melainkan karena kepercayaan yang ternyata salah diberikan. Ketika rasa percaya runtuh, yang tersisa bukan hanya amarah, tetapi juga pertanyaan tentang bagaimana seseorang harus melanjutkan hidup setelah mengetahui kenyataan yang pahit.

Dari Lubuklinggau, unit pop punk SCTR membawa cerita tersebut ke dalam single perdana mereka, “Khianat”, yang resmi dirilis pada 30 Agustus 2026.

Lewat distorsi gitar yang kencang, tempo yang bergerak dari sedang hingga cepat, serta vokal yang sengaja dipertahankan mentah, SCTR tidak berusaha menyamarkan luka yang menjadi inti lagu. “Khianat” justru memilih untuk menyampaikannya secara langsung: sederhana, emosional, dan tanpa banyak gimmick.

“Khianat” dan Cerita tentang Kepercayaan yang Runtuh

Pengkhianatan selalu meninggalkan persoalan yang lebih besar daripada sekadar rasa marah. Ada kepercayaan yang hilang, ekspektasi yang runtuh, dan kenyataan yang memaksa seseorang menerima bahwa tidak semua hal berjalan seperti yang diharapkan.

Hal tersebut menjadi napas utama “Khianat”. SCTR mengangkat pengalaman tentang patahnya rasa percaya dan kekecewaan mendalam, tetapi tidak berhenti pada posisi sebagai pihak yang terluka.

Ada dorongan untuk tetap berjalan meski kenyataan yang dihadapi tidak menyenangkan.

Di titik ini, lagu tersebut terasa dekat dengan keseharian. Sebab, kehilangan kepercayaan bisa terjadi dalam berbagai bentuk dan hubungan. Yang membedakan adalah bagaimana seseorang memilih meresponsnya.

SCTR memilih pendekatan yang cukup sederhana dalam mengemas “Khianat”. Karakter vokal yang mentah dan ketukan drum yang solid menjadi bagian penting untuk menjaga emosi lagu tetap terasa dekat.

Alih-alih mengejar produksi yang terlalu rumit, mereka membiarkan energi pop punk berbicara melalui distorsi, ritme, dan lirik yang bercerita.

Hasilnya adalah sebuah lagu yang terasa seperti luapan langsung dari pengalaman personal tidak terlalu dipoles, tetapi justru karena itu emosinya terasa lebih jujur.

SCTR Membawa Semangat DIY dari Lubuklinggau

Sebelum menjadi sebuah rilisan, SCTR berangkat dari sesuatu yang sederhana yaitu tempat nongkrong dan kesamaan kegemaran terhadap musik pop punk.

Empat sekawan ini menjadikan band sebagai ruang untuk berekspresi, membagikan cerita sehari-hari, sekaligus bersenang-senang bersama. Dari sana, semangat tersebut berkembang seiring keterlibatan mereka dengan ekosistem musik independen dan kolektif lokal.

Semangat do-it-yourself (DIY) kemudian menjadi salah satu fondasi SCTR dalam bergerak dan berkarya.

Bagi mereka, musik tidak harus selalu hadir dengan formula yang rumit. Yang lebih penting adalah pesan bisa sampai dan energi musik dapat dirasakan secara langsung oleh pendengar.

“Khianat” Menjadi Langkah Awal SCTR

Sebagai single perdana, “Khianat” menjadi pengenalan yang cukup jelas terhadap arah yang ingin dibawa SCTR.

Pop punk mereka berdiri di atas fondasi yang lugas: gitar yang bertenaga, pukulan drum yang solid, vokal yang tidak dibuat terlalu bersih, dan cerita yang berangkat dari pengalaman yang dekat dengan kehidupan.

Produksi audio “Khianat” digarap di Aoxidproduction dan didistribusikan melalui HR Studio 88.

Namun, di balik seluruh elemen tersebut, kekuatan utama lagu ini tetap berada pada keberanian SCTR untuk menjadikan kekecewaan sebagai cerita.

Sebab, terkadang musik tidak harus memberikan jawaban atas sebuah luka. Cukup menjadi ruang untuk mengeluarkannya.

Dan lewat “Khianat”, SCTR memulai perjalanan mereka dengan cara yang paling mereka pahami: bermain musik, bercerita, dan membangun ruang bersama dari skena independen Lubuklinggau.

Tentang SCTR

SCTR adalah unit pop punk asal Lubuklinggau yang terbentuk dari kesamaan ketertarikan terhadap musik pop punk. Berangkat dari lingkungan pertemanan dan ekosistem independen lokal, SCTR menjadikan musik sebagai ruang berekspresi, bercerita, dan bersenang-senang bersama.

Mengusung karakter pop punk yang lugas, emosional, dan enerjik, SCTR juga membawa semangat DIY dalam setiap karya dan pergerakannya. “Khianat” menjadi single perdana mereka sekaligus langkah awal untuk memperkenalkan suara SCTR kepada pendengar yang lebih luas.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *