Unit Hardcore Asal Putussibau Lepaskan Single Penuh Energi
Skena musik keras Kalimantan kembali menunjukkan taringnya. Unit hardcore asal Putussibau, Kalimantan Barat, SERGAH, resmi merilis single terbaru bertajuk “RUDAS” pada 1 Juni 2026.
Single ini kini sudah tersedia di berbagai Digital Streaming Platform (DSP) seperti Spotify, Apple Music, Deezer, dan layanan musik digital lainnya. Bersamaan dengan perilisan audionya, SERGAH juga meluncurkan video musik resmi “RUDAS” melalui kanal YouTube mereka.
Dengan karakter musik yang agresif, mentah, dan penuh ledakan energi, “RUDAS” menjadi representasi terbaru dari semangat perlawanan yang selama ini menjadi fondasi utama perjalanan musik SERGAH.
“RUDAS”: Manifesto Melawan Belenggu dan Tekanan Hidup

Ketika Keputusasaan Berubah Menjadi Bahan Bakar Perlawanan
Ditulis oleh Mukti Bima Heryasa dan Mawardi, “RUDAS” lahir sebagai refleksi terhadap rutinitas yang menekan, hilangnya kebebasan, dan berbagai bentuk tekanan yang kerap dihadapi manusia dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui lirik yang lugas namun tetap menyimpan lapisan makna yang kuat, SERGAH menggambarkan realitas hidup yang keras sekaligus mengajak pendengar untuk bangkit dari keterpurukan.
Potongan lirik seperti:
“Angkat besi tua, tuang keringat / Melepas merampas, tak lagi bebas…”
menggambarkan kondisi ketika seseorang merasa terjebak dalam siklus yang terus menguras tenaga dan harapan.
Namun alih-alih menyerah, lagu ini bergerak menuju fase perlawanan.
“RUDAS” menjadi simbol transformasi dari keputusasaan menuju keberanian untuk menghancurkan batasan yang selama ini membelenggu.
Narasi yang Bergerak dari Kesadaran Menuju Ledakan Emosi
Sebuah Ode untuk Mereka yang Menolak Tunduk
Secara tematik, “RUDAS” memiliki struktur naratif yang berkembang secara bertahap.
Lagu ini dimulai dari fase kesadaran akan tekanan hidup, kemudian berkembang menjadi dorongan untuk bangkit dan melawan keadaan.
Puncaknya hadir dalam luapan energi destruktif yang dituangkan melalui seruan-seruan penuh kemarahan dan tekad.
Di titik tersebut, “RUDAS” tidak hanya menjadi sebuah lagu hardcore biasa, tetapi berubah menjadi sebuah ode bagi mereka yang menolak menyerah terhadap keadaan.
Pesan yang dibawa sangat jelas: ketika hidup menekan terlalu keras, satu-satunya pilihan adalah terus bergerak maju.
Produksi Brutal dengan Presisi Tinggi
Hardcore Mentah yang Tetap Solid dan Terukur
Dari sisi musikalitas, SERGAH menyajikan komposisi hardcore yang padat, cepat, dan menghantam tanpa kompromi.
Sebagai produser musik, Mukti Bima Heryasa berhasil mengemas “RUDAS” menjadi sebuah banger hardcore yang mempertahankan karakter mentah khas skena bawah tanah tanpa kehilangan kualitas produksi yang solid.
Permainan gitar yang agresif berpadu dengan ritme drum yang menghantam dan vokal yang penuh tekanan emosional.
Proses mixing dan mastering yang ditangani oleh Aan 17ux memberikan keseimbangan yang tepat antara kekasaran dan kejernihan suara.
Hasil akhirnya adalah lagu yang terdengar brutal, heavy, dan eksplosif, namun tetap presisi dalam setiap detail instrumen.
Video Musik yang Memperkuat Pesan Lagu
Gelap, Tegas, dan Penuh Intensitas
Bersamaan dengan perilisan single, SERGAH juga menghadirkan video musik resmi “RUDAS”.
Visual yang ditampilkan mengusung estetika gelap, keras, dan penuh energi performatif.
Pendekatan visual tersebut menjadi representasi yang kuat terhadap atmosfer lagu yang sarat kemarahan dan semangat perlawanan.
Melalui kombinasi pencahayaan kontras, ekspresi agresif, dan energi panggung yang eksplosif, video musik ini memperkuat identitas SERGAH sebagai unit hardcore yang tidak hanya mengandalkan suara, tetapi juga menghadirkan pengalaman visual yang intens.
SERGAH: Representasi Hardcore dari Tanah Borneo
Membawa Semangat DIY dan Identitas Lokal
Berasal dari Putussibau, Kalimantan Barat, SERGAH menjadi salah satu representasi penting dari geliat musik hardcore bawah tanah di wilayah Borneo.
Dengan semangat Do It Yourself (DIY), mereka terus membangun identitas musikal yang berakar pada realitas sosial dan pengalaman hidup sehari-hari.
Melalui musik yang keras, lirik yang jujur, dan energi yang autentik, SERGAH tidak hanya menyuarakan keresahan kolektif, tetapi juga membawa kebanggaan terhadap identitas lokal mereka ke dalam skena musik independen Indonesia.
Di tengah dominasi kota-kota besar dalam industri musik nasional, keberadaan SERGAH menjadi bukti bahwa suara keras dari daerah tetap memiliki tempat dan relevansi yang kuat.
Kredit Musik
RUDAS
- Performed by : SERGAH
- Composed & Written by : Mukti Bima Heryasa, Mawardi
- Music Produced by : Mukti Bima Heryasa
- Mixed & Mastered by : Aan 17ux
Tentang SERGAH
SERGAH adalah unit hardcore asal Putussibau, Kalimantan Barat, yang mengusung karakter musik agresif, lugas, dan penuh energi. Berangkat dari semangat DIY dan kultur hardcore bawah tanah, SERGAH menghadirkan karya-karya yang berbicara tentang perlawanan, kebebasan, dan realitas kehidupan dari perspektif masyarakat akar rumput.
Dengan identitas musikal yang mentah namun penuh determinasi, SERGAH terus membawa nama Kalimantan ke dalam percakapan skena hardcore Indonesia.
Media dan Kontak
- Instagram : @sergah.ina
- YouTube : https://www.youtube.com/watch?v=XuA0tRx6BNg
- Spotify : https://open.spotify.com/album/2nxVyN3A2MozhXESE76Ec8







Leave a Reply