Ada satu pertanyaan yang mungkin terdengar sederhana, tetapi bagi sebagian orang bisa meninggalkan bekas luka cukup lama yaitu “Nanti kamu mau jadi apa?”
Bagi remaja yang tumbuh dengan nilai akademis biasa saja, menyukai musik yang dianggap tidak punya masa depan, atau memilih jalan yang berbeda dari harapan orang di sekitarnya, pertanyaan tersebut kadang datang bukan sebagai bentuk perhatian, melainkan penghakiman.
Hal itu pula yang menjadi titik awal cerita “Tentang Kau Dan Dirimu”, single terbaru dari unit Celtic Punk asal Yogyakarta, The Cloves And The Tobacco.
Dirilis dalam format video musik pada 3 Juli 2026 dan menyusul dalam format digital audio pada 7 Juli, lagu ini membawa cerita yang cukup personal. Bukan tentang bagaimana seseorang menjadi sukses dalam arti yang besar, melainkan tentang bagaimana seseorang akhirnya memahami bahwa hidupnya ternyata punya arti.
Dari Remaja yang Diragukan hingga Menjadi Seorang Ayah

Cerita dalam “Tentang Kau Dan Dirimu” berangkat dari pengalaman nyata Opizt, pemain biola atau fiddle The Cloves And The Tobacco yang juga menjadi penulis lagu.
Ada masa ketika dirinya masih menjadi remaja yang dekat dengan musik Punk Rock, sementara prestasi akademiknya tidak terlalu istimewa.
Pilihan tersebut kemudian menghadirkan berbagai anggapan dari lingkungan sekitar.
Kalimat seperti “Koe sesuk arep dadi opo?” atau “Kamu besok akan jadi apa?” menjadi sesuatu yang cukup familiar.
Pertanyaan tersebut mungkin sudah lama berlalu.
Tetapi bertahun-tahun kemudian, ingatan tentang masa itu ternyata masih bisa muncul kembali.
Bedanya, orang yang dulu ditanya tentang masa depannya kini sudah berada di posisi yang berbeda.
Ia telah menjadi seorang ayah.
Dan dari situlah cerita “Tentang Kau Dan Dirimu” terasa semakin personal.
Ketika Masa Lalu Datang Saat Pulang Kerja
Ada satu gambaran sederhana yang menjadi inti dari cerita lagu ini.
Seorang ayah pulang setelah bekerja, kemudian disambut tawa anak-anaknya.
Momen yang terlihat biasa tersebut justru bisa menghadirkan perasaan yang besar.
Ada rasa haru sekaligus sedikit tidak percaya.
Seseorang yang dahulu pernah dipandang sebelah mata ternyata kini menjadi tempat keluarga bersandar.
Bahunya yang dulu dianggap tidak punya masa depan, justru menjadi tempat bergantung bagi orang-orang yang paling ia cintai.
Di titik ini, “Tentang Kau Dan Dirimu” tidak lagi hanya menjadi cerita tentang masa remaja.
Lagu ini berubah menjadi cerita tentang waktu.
Tentang bagaimana hidup bisa membawa seseorang ke tempat yang sama sekali tidak pernah dibayangkan sebelumnya.
Dan mungkin, tentang bagaimana penilaian orang lain terhadap kita tidak selalu menentukan siapa diri kita pada akhirnya.
Bukan Lagu untuk Menggurui
Menariknya, The Cloves And The Tobacco tidak menjadikan lagu ini sebagai cerita motivasi yang penuh nasihat.
“Lakukan ini.”
“Jangan lakukan itu.”
“Kalau ingin sukses, harus begini.”
Tidak ada pendekatan seperti itu.
“Tentang Kau Dan Dirimu” justru terasa seperti percakapan sederhana antara seseorang yang sudah melewati banyak hal dengan mereka yang sedang berada di usia muda.
Pesannya sederhana “percaya pada dirimu, percaya pada harapanmu, dan terus jalani hidup.”
Sebab mungkin hari ini seseorang belum menemukan alasan mengapa dirinya berarti.
Mungkin hari ini orang lain masih meremehkannya.
Mungkin masa depannya juga masih terlihat samar.
Tetapi bukan berarti semuanya akan selalu seperti itu.
Ada kemungkinan bahwa beberapa tahun kemudian, ia akan melihat kembali perjalanan hidupnya dan menyadari bahwa semua yang pernah dilewati ternyata membawa dirinya ke sebuah tempat yang penting.
The Cloves And The Tobacco Tetap dengan Energi Celtic Punk
Secara musikal, The Cloves And The Tobacco tetap membawa karakter yang sudah menjadi bagian dari perjalanan mereka.
Band yang terbentuk di Yogyakarta pada 2006 ini dikenal lewat perpaduan Celtic Punk dengan musik tradisional Irlandia, menghasilkan suara yang cepat, enerjik, ramai, dan sesekali berubah menjadi lebih tenang lewat bagian-bagian ballad.
Pengaruh Flogging Molly menjadi salah satu titik awal perjalanan mereka.
Namun, selama bertahun-tahun, The Cloves And The Tobacco berhasil membangun perjalanan sendiri dan menjadi salah satu nama Indonesia yang cukup dikenal dalam lingkup Celtic Punk internasional.
Untuk “Tentang Kau Dan Dirimu”, pendekatan personal dalam ceritanya menjadi daya tarik tersendiri.
Di balik musik yang bisa terdengar riuh dan penuh energi, ada cerita yang justru sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Tentang masa muda.
Tentang pekerjaan.
Tentang keluarga.
Dan tentang bagaimana seseorang akhirnya menemukan arti dirinya sendiri.
Video Musik Kembali Dikerjakan Bersama Yasu Spade
“Tentang Kau Dan Dirimu” juga melanjutkan kerja sama The Cloves And The Tobacco dengan Yasu Spade, videografer sekaligus sutradara yang telah terlibat dalam banyak video musik mereka.
Kerja sama yang sudah berlangsung beberapa kali ini menjadi bagian dari perjalanan visual The Cloves And The Tobacco.
Untuk lagu yang memiliki cerita personal seperti “Tentang Kau Dan Dirimu”, kehadiran video musik tentu menjadi bagian penting dalam membantu cerita tersebut menemukan bentuk visualnya.
Tentang The Cloves And The Tobacco
The Cloves And The Tobacco merupakan unit Celtic Punk asal Yogyakarta yang dibentuk pada 2006. Berawal dari ketertarikan terhadap musik Flogging Molly, sekelompok kawan kemudian membentuk band yang menggabungkan energi Punk dengan unsur musik tradisional Irlandia.
Nama The Cloves And The Tobacco sendiri diambil dari salah satu jenis rokok.
Dalam perjalanannya, mereka berkembang menjadi salah satu nama Indonesia yang aktif di skena Celtic Punk internasional. Musik mereka dikenal lewat perpaduan gitar, fiddle, banjo, tin whistle, accordion, bass, dan drum dengan karakter yang cepat, enerjik, serta sesekali menghadirkan lagu bernuansa ballad.
Personel:
- Adit Tongseng — Acoustic Guitar & Vocal
- Pizzt — Fiddle & Backing Vocal
- Abiyoga Fazri — Electric Guitar & Backing Vocal
- Koro — Drum
- Kojack Blues — Banjo
- Fani Black — Tin Whistle
- Kahfi — Electric Bass
- Emil — Accordion
Sosial Media dan Streaming The Cloves And The Tobacco
- Instagram: @theclovesandthetobacco
- Spotify: The Cloves And The Tobacco
- Youtube: The Cloves And The Tobacco







Leave a Reply