Punk Rock sebagai Cermin Rutinitas yang Melelahkan
Band punk rock asal Cileungsi, THERAST, kembali merilis single terbaru mereka berjudul “Jam Kantor”, yang kini telah tersedia di berbagai platform streaming digital.
Rilisan ini menjadi bagian penting menuju full album perdana mereka yang dijadwalkan meluncur pada pertengahan 2026 sebuah fase baru yang menandai perkembangan musikal sekaligus kedewasaan karakter THERAST.
“Jam Kantor”: Siklus Hidup yang Terasa Kosong

Lewat “Jam Kantor”, THERAST mengangkat realita yang dekat dengan banyak orang: kehidupan urban yang penuh tekanan dan rutinitas tanpa jeda.
Lagu ini menggambarkan siklus yang terasa akrab:
- pagi yang tergesa
- terjebak kemacetan
- bekerja tanpa henti
- pulang dengan tubuh dan pikiran yang terkuras
Namun lebih dari itu, “Jam Kantor” berbicara tentang sesuatu yang lebih dalam tentang ambisi yang semu.
Tentang bagaimana seseorang bisa:
- terus bergerak
- terus bekerja
- namun perlahan kehilangan arah
Ini adalah refleksi tentang hidup yang berjalan cepat, tapi terasa kosong.
Energi Raw, Jujur, dan Tanpa Basa-Basi
Secara musikal, THERAST tetap mempertahankan identitas punk rock mereka yang:
- agresif
- enerjik
- penuh emosi
Pendekatan mereka tetap DIY tanpa polesan berlebihan, tanpa pretensi. Semua terasa mentah, langsung, dan jujur.
“Jam Kantor” tidak mencoba menjadi rumit. Justru di situlah kekuatannya ia sederhana, tapi menghantam.
Menuju Album Perdana: Cerita yang Lebih Besar
Single ini bukan berdiri sendiri.
“Jam Kantor” adalah bagian dari narasi yang lebih luas yang sedang dibangun THERAST menuju album penuh pertama mereka.
Album ini nantinya akan merangkum:
- keresahan
- pengalaman personal
- dan realita sosial
yang selama ini menjadi bahan bakar utama mereka dalam berkarya.
Tentang THERAST
THERAST adalah band punk rock yang terbentuk pada tahun 2023 dan berbasis di Cileungsi, Kabupaten Bogor.
Band ini lahir dari:
- keresahan
- gelak tawa
- dan secangkir kopi hitam di tengah panasnya jalanan
Dengan semangat kebebasan berekspresi, THERAST menjadikan musik sebagai medium untuk menyuarakan realita secara lantang dan jujur.
Sejak awal, mereka langsung menunjukkan produktivitas dengan merilis EP “Tirani” (2024) yang berisi 5 lagu:
- Masa Muda
- Tak Peduli
- Panas
- Si Paling Benar
- Malapetaka
Perjalanan mereka berlanjut dengan beberapa rilisan:
- “Teriak Dalam Diam” (2025)
- “Oknum” feat. Ari Hamzah (2025)
- “Sial” (2026)
- “Jam Kantor” (2026)
Memasuki 2026, THERAST bersiap melangkah lebih jauh melalui perilisan full album perdana sekaligus memperluas jangkauan mereka di skena musik independen.
Profil Personel
- Bung Nunu — Vokal & Bass
Motor penggerak dengan suara lantang dan energi yang mendorong semangat kolektif - Harry — Gitar & Backing Vocal
Tenang di luar, liar di senar - Meiko — Gitar & Backing Vocal
Penyeimbang dengan karakter kalem - Ajiw — Drum
Gebukan yang terasa adem tapi menghantam
Langkah ke Depan: 2026 sebagai Momentum
Tahun 2026 menjadi fase penting bagi THERAST.
Beberapa fokus utama mereka:
- Merilis full album perdana
- Meningkatkan intensitas tampil di gigs & festival
- Memperkuat kehadiran digital
- Mengembangkan kualitas produksi musik
Dengan semangat DIY dan konsistensi, THERAST berambisi memperluas jangkauan dan membangun basis pendengar yang lebih solid.
Dengarkan & Ikuti THERAST
- Spotify: https://open.spotify.com/album/1GWC66BkbGIBkBeE6dv9na
- Instagram: @therast__
- YouTube: THERAST
- TikTok: THERAST







Leave a Reply